Berita Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
Noni Hidayat Hadirkan Senyum Anak Yatim Lewat Program One Day for Yatim Lazismu
PANGKALPINANG — Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah (Lazismu) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar program sosial bertajuk “One Day for Yatim/Piatu” dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan sekaligus menyambut Idulfitri 1447 Hijriah, Jumat (6/3/2026).
Kegiatan ini diikuti 20 anak yatim dan piatu yang diajak menjalani berbagai aktivitas menyenangkan sepanjang hari. Program tersebut turut dihadiri Bunda PAUD Bangka Belitung, Noni Hidayat Arsani, serta Ketua Lazismu Babel, Heru Kurniawan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan nonton bareng film Hoopers di BES Cinema Pangkalpinang. Anak-anak tampak antusias menikmati film yang diputar bersama.
Setelah itu, mereka diajak berbelanja pakaian Lebaran di BTC Pangkalpinang. Anak-anak diberi kesempatan memilih sendiri pakaian yang mereka sukai untuk dikenakan saat Hari Raya Idulfitri.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan buka puasa bersama di Masjid Kubah Timah Pangkalpinang, sebelum ditutup dengan makan malam bersama di Ayam Lunak Panglima.
Noni Hidayat Arsani mengapresiasi program yang digagas Lazismu Babel tersebut. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan piatu, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ramadan adalah bulan penuh berkah dan kasih sayang. Melalui kegiatan seperti ini kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan piatu, agar mereka juga merasakan kehangatan dan kegembiraan dalam menyambut Hari Raya Idulfitri,” ujar Noni.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga semakin banyak anak yang merasakan manfaatnya.
Sementara itu, Ketua Lazismu Babel, Heru Kurniawan, menjelaskan bahwa program One Day for Yatim/Piatu merupakan bagian dari komitmen Lazismu dalam menghadirkan program kemanusiaan, khususnya pada momentum Ramadan.
“Kami ingin memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi anak-anak yatim dan piatu, mulai dari hiburan, berbelanja kebutuhan Lebaran, hingga berbuka puasa bersama. Harapannya, kebahagiaan ini dapat menjadi kenangan indah bagi mereka,” kata Heru.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut sehingga program berbagi kebahagiaan itu dapat berjalan dengan baik.
"Semoga nilai kepedulian, kebersamaan dan semangat berbagi di bulan suci Ramadan terus tumbuh di tengah masyarakat," tutupnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Imelda Fotografer: Imelda Editor: Yudhistira Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaNoni Hidayat Sebut "PKK Mengaji" Komitmen PKK Babel Perkuat Ketahanan Spiritual Keluarga
PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Bangka Belitung (Babel), kembali menggelar kegiatan keagamaan Berbagi Kasih Bersama Bunda Noni (Berseri) dalam rangka ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah, yang dilaksanakan di Masjid Kubah Timah, Pangkalpinang, Minggu (1/3/2026).
Kegiatan keagamaan bertajuk "PKK Mengaji" yang terselenggara berkat kerja sama dengan Badan Amil Zakat (Baznas) tersebut, menghadirkan ustazah Riski Amelia sebagai penceramah, dan mengambil tema "Mempersiapkan Amal Terbaik untuk Bekal Pulang".
Dalam sambutannya, Ketua TP-PKK Babel Noni Hidayat Arsani menyebutkan, ceramah agama dan bakti sosial yang dilaksanakan melalui program “PKK Mengaji" merupakan salah satu bentuk nyata komitmen PKK dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui pembinaan mental, spiritual, sekaligus kepedulian sosial di tengah masyarakat.
"Kegiatan ini (PKK Mengaji) bukan sekadar rutinitas keagamaan, tetapi bagian dari strategi pembinaan keluarga yang terintegrasi dengan 10 Program Pokok PKK, khususnya pada aspek penghayatan dan pengamalan, gotong royong, pendidikan dan keterampilan, serta kesehatan," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, PKK menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun keluarga dengan penanaman religiusitas. Menurutnya, keluarga yang kuat secara spiritual akan lebih siap menghadapi tantangan sosial dan ekonomi.
"Semangat kebersamaan dan kepedulian yang tercermin dalam PKK Mengaji diharapkan terus tumbuh dan menjadi gerakan berkelanjutan demi terwujudnya masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera," katanya.
Acara yang dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota PKK, serta masyarakat setempat tersebut diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan ceramah agama yang menekankan pentingnya peran keluarga sebagai pondasi utama dalam membangun karakter generasi yang berakhlak, berdaya, dan mandiri.
Dalam tausiyahnya, penceramah mengajak seluruh peserta untuk menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, termasuk dalam mendukung program-program pemberdayaan keluarga.
Selain ceramah agama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bakti sosial berupa penyaluran bantuan kepada 64 orang penerima, yang terdiri dari 41 orang mustahik dari 4 kelurahan, 6 orang mustahik petugas kebersihan mobil pink, 3 orang mustahik disabilitas, 12 orang marbot dan petugas parkir Masjid Agung Kubah Timah.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Rangga Fotografer: Iyas ZiEditor: Imelda Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaTP PKK Babel Kunjungi LKSA Adh Dhuhaa, Salurkan Sembako dan Alat Sekolah
PANGKALPINANG — Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kunjungan ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Adh Dhuhaa Pangkalpinang, Sabtu (28/2/2026).
Ketua TP PKK Babel, Noni Hidayat Arsani, mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Berbagi Kasih Bersama Bunda Noni (Berseri), sekaligus agenda TP PKK Babel selama Bulan Suci Ramadan.
“Alhamdulillah di hari ke-10 Bulan Ramadan ini, kami bisa mengunjungi Panti Asuhan Adh Dhuhaa. Kunjungan ini merupakan salah satu agenda TP PKK Babel dengan tema Ramadan dan Visi Pendidikan Keluarga,” ujar Noni dalam sambutannya.
Selain bersilaturahmi, kata Noni, kegiatan juga diisi dengan tausiah keagamaan, penyaluran santunan, serta penyerahan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan sekolah bagi anak-anak LKSA Adh Dhuhaa.
“Nanti ada penyaluran sembako dan alat sekolah dari TP PKK, BKOW dan Jalasenastri Babel. Selain itu, ada juga tausiah yang akan disampaikan oleh ustaz," ungkapnya.
"Mari bersama-sama kita dengarkan tausiah yang sebentar lagi akan disampaikan. Semoga ilmu yang kita dapatkan di siang hari ini, bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ajaknya.
Tausiah disampaikan oleh Ustaz Arbi dari Pondok Pesantren Daarul Mahabbah Pangkalpinang. Dalam tausiahnya, Ustaz Arbi mengajak anak-anak LKSA Adh Dhuhaa Pangkalpinang untuk terus istiqomah dalam menjalankan ibadah puasa.
“Tetaplah istikamah dalam menjalankan puasa. Niatkan puasa untuk menahan dan mengendalikan diri. Bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan hawa nafsu. Hawa nafsu itu tidak bisa dihilangkan, tetapi harus dikendalikan,” ujar Ustaz Arbi.
Ustaz Arbi juga mengajak anak-anak LKSA Adh Dhuhaa Pangkalpinang, untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah.
“Mari jadikan Bulan Suci Ramadan ini sebagai momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak dan meningkatkan amal ibadah, serta terus berbuat kebaikan,” tutupnya.
Usai mendengarkan tausiah, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan dari Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani, serta penyaluran sembako dan alat sekolah dari TP PKK, BKOW dan Jalasenastri kepada anak-anak LKSA Adh Dhuhaa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Jalasenastri Babel, Funky Yulindo, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Babel, Sri Hidayati Fery Afriyanto, serta para pengurus TP PKK Babel BKOW dan Jalasenastri Babel.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: Yudhistira Fotografer: Jo FandiEditor: Imelda Kategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaBKOW Babel Salurkan Paket Sembako hingga Luncurkan Mars Ciptaan Noni Hidayat
PANGKALPINANG – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) menunjukkan komitmennya dalam menebar kebaikan di bulan suci Ramadan. Bersama 26 organisasi wanita anggotanya, BKOW Babel menggelar bakti sosial (baksos) berupa penyaluran 180 paket sembako kepada kaum dhuafa, anak yatim, penyandang disabilitas, serta keluarga kurang mampu.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahligai Rumah Dinas Gubernur Babel, Jumat (27/2/2026) siang tersebut, tak hanya menjadi ajang berbagi, tetapi juga momentum bersejarah dengan diluncurkannya Mars BKOW Babel yang diciptakan langsung oleh Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani bersama Hasuna.
Ketua BKOW Babel, Noni Hidayat Arsani, menyampaikan bahwa Ramadan merupakan bulan pendidikan jiwa yang mengajarkan kesabaran, keikhlasan, dan kepedulian sosial.
“Di bulan yang penuh rahmat ini, kita diajak untuk tidak hanya meningkatkan ibadah secara pribadi, tetapi juga memperkuat tanggung jawab sosial kepada sesama,” ungkapnya.
Mengusung tema “Harmoni Ramadan Melalui Bakti Sosial BKOW Babel: Kolaborasi, Kepedulian, dan Keberkahan”, kegiatan ini, kata dia, menjadi simbol semangat persatuan dan kebersamaan organisasi wanita di Babel.
Menurut Noni, bantuan yang diberikan mungkin tidak sepenuhnya menghapus kesulitan para penerima, namun diharapkan dapat meringankan beban dan menghadirkan kebahagiaan di bulan penuh berkah.
“Kami berharap kekompakan seperti ini terus terjaga. Mari kita pupuk kebersamaan dan menjauhkan hal-hal yang dapat memicu perpecahan. Semoga setiap bantuan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” harap Noni.
Tak lupa, Noni mengapresiasi para donatur yang secara rutin menyalurkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf (ziswaf) melalui BKOW Babel, serta seluruh panitia dan anggota organisasi wanita yang telah berpartisipasi aktif menyukseskan kegiatan tersebut.
Tak lupa, penghargaan khusus diberikan kepada ibu-ibu paduan suara yang turut menorehkan sejarah dengan mempersembahkan Mars BKOW Babel sebagai identitas dan penyemangat persatuan organisasi perempuan di daerah itu.
Sementara itu, Ketua Panitia Baksos Ramadan BKOW Babel, Sri Hidayati Fery Afrianto menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Jumlah paket sembako yang kami salurkan hari ini sebanyak 180 paket, yang merupakan hasil kolaborasi dan kontribusi dari 26 organisasi wanita anggota BKOW. Ini adalah bukti bahwa ketika kita bersatu, kepedulian bisa diwujudkan secara nyata dan berdampak luas,” jelas Hasuna.
Ia menegaskan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga memperkuat sinergi antarorganisasi perempuan di Babel. “Kami ingin kegiatan ini menjadi gerakan bersama yang berkelanjutan. Ramadan menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah, memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat,” tambahnya.
Penerima manfaat berasal dari masyarakat yang berhak menerima, termasuk kaum dhuafa, anak yatim, penyandang disabilitas, serta keluarga kurang mampu.
Selain itu, bantuan juga akan disalurkan ke sejumlah panti asuhan di wilayah Kota Pangkalpinang, dengan kunjungan lanjutan oleh perwakilan panitia pada Minggu mendatang.
Pihaknya berharap kegiatan serupa tidak berhenti sampai di sini, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam membangun masyarakat Babel yang lebih peduli, rukun, dan sejahtera.
“Momentum Ramadan mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati bukan hanya pada apa yang kita miliki, tetapi pada apa yang kita bagikan. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan menjadi ladang amal jariyah bagi seluruh donatur dan panitia yang terlibat,” tutup Sri.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: ImeldaFotografer: ZiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita
Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Sebut Ramadan Momentum Perkuat Sinergi dan Kepedulian Sosial
PANGKALPINANG - Kehadiran Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Noni Hidayat Arsani, menjadi momen penuh makna dalam kegiatan Silaturahmi Pemerintah Provinsi Kepulauan (Pemprov) Babel dan Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang di Rumah Residen, Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Jumat (27/2/2026) sore.
Mendampingi Gubernur Babel, Hidayat Arsani, Ketua TP PKK Babel Noni Hidayat Arsani tampak menyapa tamu undangan dan masyarakat yang hadir.
Ia disambut langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang, Saparudin beserta Ketua TP PKK Pangkalpinang Susanti Saparudin dan Wakil Wali Kota Dessy Ayutrisna bersama jajaran Pemkot Pangkalpinang.
Dalam suasana Ramadan 1447 H/2026 M yang penuh keberkahan, Ketua TP PKK Babel menegaskan bahwa silaturahmi antar pemerintah daerah memiliki makna yang lebih dari sekadar pertemuan formal.
Noni menyebutkan bahwa momentum bulan suci menjadi ruang strategis untuk mempererat sinergi, memperkuat komunikasi, dan membangun kebersamaan dalam melayani masyarakat.
Menurutnya, pertemuan yang dibalut nilai-nilai religius tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan wadah untuk menyatukan visi dan menyelaraskan program lintas sektor demi pembangunan yang lebih merata dan berkelanjutan.
“Silaturahmi ini bukan hanya rutinitas. Di bulan Ramadan, kita diingatkan untuk memperkuat kebersamaan dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Noni.
Ia juga menekankan bahwa Ramadan menghadirkan semangat introspeksi dan kepedulian sosial. Hal itu tercermin dalam pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Bagi Noni, kepedulian sosial adalah nilai utama yang harus terus dirawat, terlebih oleh organisasi PKK yang selama ini berperan langsung menyentuh keluarga dan masyarakat di tingkat akar rumput.
Noni berharap kebersamaan antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota semakin solid, sehingga program-program yang menyentuh kesejahteraan keluarga dapat berjalan lebih optimal.
Sementara itu, Gubernur Hidayat Arsani mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan yang baik untuk saling menghargai dan menghormati. Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah keimanan seluruh yang hadir.
“Ini bulan yang baik. Mari kita saling menghargai, saling menghormati, di bulan puasa ini" ungkapnya.
Selain pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan ini juga diisi dengan ceramah agama oleh Muhammad Kurnia, LC.
Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa ibadah di bulan Ramadan bukan hanya sekadar puasa atau salat semata, melainkan seluruh amal kebaikan yang dilakukan akan bernilai ibadah dan pahalanya dilipatgandakan oleh Allah SWT.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Kota Pangkalpinang, kepala perangkat daerah, serta pimpinan instansi vertikal, memperkuat semangat kolaborasi di bulan suci Ramadan.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: ZiEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: BeritaPemprov Babel Raih Opini Kualitas Pelayanan "Baik" dari Ombudsman
PANGKALPINANG — Lagi, ukiran membanggakan diperoleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Pemprov Babel), terutama dalam hal pelayanan publik. Dimana untuk tahun 2025, Pemprov Babel dibawah kepemimpinan Gubernur Hidayat Arsani meraih Opini kategori Kualitas Pelayanan "Baik" dari Ombudsman RI Perwakilan Babel.
Piagam penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel, KGS. Chris Fither, Rabu (25/2/2026) di Ruang Pasir Padi Kantor Gubernur Babel itu, diterima Gubernur Hidayat yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Andri Nurtito.
Gubernur Hidayat Arsani melalui sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Andri Nurtito, mengucapkan terima kasih kepada Ombudsman Babel atas penilaian tersebut.
Disampaikan, pelayanan publik merupakan wajah kehadiran negara di tengah masyarakat. Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya diukur dari kelengkapan administrasi, tetapi dari rasa keadilan, kecepatan, transparansi, responsivitas, serta bebas dari praktik maladministrasi.
“Pelayanan publik adalah wajah kehadiran negara di tengah masyarakat melalui pelayanan prima,” ujarnya.
Perubahan pendekatan Ombudsman pada 2025 dari sekadar penilaian kepatuhan menuju penilaian maladministrasi secara lebih mendasar merupakan langkah strategis.
Metode penilaian, dijelaskannya, mencakup dimensi input, proses, output, pengelolaan pengaduan hingga tingkat kepercayaan masyarakat akan memberikan gambaran yang lebih utuh terhadap kualitas layanan pemerintah.
Bagi Pemprov Babel, kata Gubernur, opini Ombudsman bukan hanya hasil evaluasi, melainkan cermin untuk melakukan refleksi dan perbaikan.
Gubernur mengingatkan, kepada seluruh perangkat daerah agar hasil penilaian dijadikan dasar penyusunan langkah perbaikan yang nyata dan terukur.
Ia meminta setiap rekomendasi ditindaklanjuti secara serius dan bertanggung jawab. “Jadikan hasil ini sebagai cambuk, bukan beban. Nilai rendah adalah sinyal bahwa sistem kita perlu segera dibenahi sebelum kepercayaan publik hilang,” pesan Gubernur Hidayat.
Sinergi antara pemerintah daerah dan Ombudsman, Gubernur menilai, sangat penting dalam membangun sistem pencegahan maladministrasi. Pengawasan yang bersifat preventif, lanjutnya, harus dipandang sebagai mitra strategis, bukan ancaman.
Pemerintah daerah, kata dia, menargetkan pelayanan publik yang tidak hanya patuh secara administratif, tetapi juga berintegritas dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Perwakilan Ombudsman RI Babel, KGS. Chris Fither, menjelaskan, Ombudsman berfungsi mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik oleh penyelenggara negara dan pemerintahan, baik pusat maupun daerah, sesuai Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2008 tentang Ombudsman Republik Indonesia.
Penilaian tahun 2025, dikatakannya, mengacu pada Peraturan Ombudsman Nomor 61 Tahun 2025 tentang Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik.
Indikatornya, sambung dia, meliputi kompetensi pelaksana, perilaku pelayanan, kepatuhan terhadap Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) dan Laporan Hasil Analisis (LHA), serta kepercayaan masyarakat.
Menurut Chris, kompetensi menilai konsistensi serta kemampuan pelaksana merespons kebutuhan masyarakat secara cepat dan tepat waktu.
Sementara nilai perilaku mengukur keterbukaan informasi dan tingkat kepercayaan publik terhadap penyelenggara layanan. Ia menambahkan, penilaian juga melihat sejauh mana instansi menindaklanjuti rekomendasi Ombudsman.
Tujuan utama penilaian tersebut, lanjutnya, adalah mendorong perbaikan berkelanjutan dan memastikan penyelenggara layanan bersikap proaktif serta bertanggung jawab dalam menyelesaikan persoalan maladministrasi.
Secara nasional, lokus penilaian mencakup 38 provinsi, 56 kota, dan 170 kabupaten. Di Bangka Belitung, penilaian difokuskan pada Pemprov Babel, Pemerintah Kota Pangkalpinang, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.
Dari hasil penilaian, seluruh Pemrov Babel berada pada kategori kualitas pelayanan Baik. Proses pelayanan dinilai sudah kuat dan stabil, sementara faktor pembeda utama antar daerah terletak pada pengelolaan pengaduan dan tingkat kepercayaan masyarakat.
Ombudsman menilai tantangan ke depan bukan lagi sekadar kepatuhan administratif, tetapi penguatan budaya integritas dan sistem respons pengaduan.
Adapun nilai akhir yang diperoleh masing-masing daerah, yakni Pemprov Babel meraih nilai 82,65; Pemkab Bangka Tengah 86,01; Pemkab Belitung Timur 83,52; dan Kota Pangkalpinang 85,04, seluruhnya masuk kategori kualitas pelayanan baik.
Selain kepada Pemprov Babel, Opini Ombudsman RI juga diserahkan kepada Pemkab Bangka Tengah, Pemkab Belitung Timur, dan Pemkot Pangkalpinang.
Kegiatan penyerahan opini tersebut, turut dihadiri sejumlah Kepala Perngkat Daerah di lingkup Pemprov Babel, Sekda Bangka Tengah, Sekda Belitung Timur, Asisten Setda Pemkot Pangkalpinang, dan unsur terkait lainnya.
Sumber: Dinas KominfoPenulis: LulusFotografer: LulusEditor: AhmadKategori Info Publik: Tersedia Setiap SaatKategori Konten: Berita